Cinta Ini sejati...........datanglah Kerumah sakit..............
Cinta sejati dalam pernikahan, masihkah ada? Pertanyaan ini rasanya
sulit dijawab atau mungkin Anda hanya percaya bahwa cinta sejati ada
melalui naskah-naskah film romantis? Jika Anda ingin saya menjawabnya,
saya akan mengatakan bahwa cinta sejati itu masih ada, setidaknya itu
yang saya lihat beberapa hari ini.
Tidak perlu pergi ke
tempat-tempat romantis atau ke pernikahan paling megah untuk membuktikan
cinta sejati itu ada. Sekali waktu, datanglah ke tempat yang suram dan
murung, rumah sakit. Saya pun tidak menyangka bertemu banyak pasangan
romantis di tempat seperti ini. Ketika saya mengantri di sebuah kursi
panjang rumah sakit, saya menemukan banyak momen yang membuat senyum
mengembang.
Setiap pasangan sangat mudah menunjukkan cintanya
dalam suasana bahagia, tapi hanya sedikit yang bisa menunjukkan cinta
itu di saat salah satu pihak sedang sakit dan berduka. Bukankah setiap
pasangan menikah selalu menjanjikan bersama dalam suka dan duka?
Saya
belajar bahwa tidak mudah merawat orang yang sedang sakit, bahkan
apabila itu adalah pasangan kita sendiri. Di rumah sakit, lihatlah
orang-orang di sekitar Anda, terutama yang tampak seperti pasangan suami
istri.
Saya banyak melihat hal menyedihkan, ketika salah satu
pasangan sedang sakit, yang satu tampak cuek, bahkan tidak peduli.
Seolah-olah mengantar pasangan berobat hanyalah formalitas semata.
Sedikit menyedihkan ketika melihat hal seperti ini terjadi, dan saya
yakin, Anda pasti pernah melihatnya.
Namun di sisi lain, saya
menemukan beberapa momen romantis. Saat saya melihat sepasang suami
istri sedang duduk di kursi tunggu. Mereka adalah pasangan yang sudah
tua, saya perkirakan usia mereka lebih dari 60 tahun. Dari yang saya
lihat, pihak sakit adalah sang suami. Saya mengamati bagaimana istri
pria tersebut mengusap punggung sang suami, menggenggam tangannya dan
merebahkan kepala di bahunya.
Momen seperti ini, bagi saya,
sangat langka. Saya tidak menganggap adegan itu sebagai adegan pamer,
seperti yang sering dilakukan pasangan muda. Saya juga bukan ahli
pembaca aura, namun saya bisa merasakan hangatnya cinta mereka berdua.
Saya
tidak mengenal mereka, tapi saya bisa merasakan bahwa mereka adalah
pasangan yang tangguh, yang saling menguatkan satu dan yang lain. Ketika
yang satu sakit, selalu ada tangan hangat yang menggenggam, memberi
dukungan.
Ingin sekali saya memotret momen seperti itu,
diam-diam. Namun saya tahu batas, sangat tidak sopan jika saya mengambil
foto mereka diam-diam dalam suasana 'mendung' khas rumah sakit. Walau
begitu, saya masih merekam momen itu dan membaginya di sini.
Jika
ditanya apakah saya percaya cinta sejati? Sejauh ini belum. Namun saya
sangat ingin seperti pasangan hebat ini. Saya pastikan mereka adalah
pasangan yang tidak pernah berhenti saling mencintai dan saling
mendukung.
Saat sakit, bukan obat yang menjadi penyembuh
terbaik, tapi pelukan, genggaman tangan dan dukungan dari orang yang
paling dicintai.
Jika Tuhan memberi saya umur panjang dan jodoh
yang entah kapan datangnya. Tentu saja saya ingin seperti mereka. Karena
saya percaya, cinta sejati tidak hadir di saat hingar bingar bahagia
menyelimuti hidup. Seseorang akan merasakan cinta yang sesungguhnya
justru pada saat dunia sedang tidak bersahabat padanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar